Kebebasan adalah kondisi dimana seorang individu memiliki kemampuan untuk berbuat sesuai dengan keinginannya. Kebebasan ada bermacam-macam jenisnya. Contohnya: kebebasan dalam mengemukakan pendapat, kebebasan dalam beragama, kebebasan sebagai seorang siswa atau murid.
Saya akan memberi opini tentang kebebasan dalam mengemukakan pendapat. Setiap orang boleh mengemukakan pendapatnya masing-masing, tetapi harus dalam bertanggung jawab dan dapat mempertanggung jawabkan apa yang telah di buatnya selain itu dalam mengemukakan pendapat, kita harus menganut prinsip bebas. Bebas yang berarti segala ide atau pendapat kita dapat dikemukakan secara bebas tanpa ada tekanan dari siapa pun. Jadi menurut saya kebebasan dalam mengemukakan pendapat itu sangat penting di terapkan dan dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus mendengarkan seluruh pendapat yang dikemukakan orang lain. Kita tidak dapat membatasi orang dalam berpendapat. Jadi kesimpulan opini saya tentang kebebasan dalam berpendapat adalah sangat penting untuk dilakukan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Opini saya tentang kebebasan beragama. Setiap orang berhak atas kebebasan beragama atau berkepercayaan. Konsekwensinya tidak seorang pun boleh dikenakan pemaksaan yang akan mengganggu kebebasannya untuk menganut atau memeluk suatu agama atau kepercayaan pilihannya sendiri. Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama/ kepercayaannya. Namun, negara (cq. Pemerintah) wajib mengatur kebebasan di dalam melaksanakan/ menjalankan agama atau kepercayaan agar pemerintah dapat menghormati, melindungi, menegakkan dan memajukan HAM dan demi terpeliharanya keamanan, ketertiban, kesehatan atau kesusilaan umum. Dengan demikian kita tidak boleh memaksakan orang untuk berpindah agama. Tetapi meskipun ada kebebasan untuk beragama, masih banyak sekarang ini orang-orang yang berniat untuk menghancurkan suatu kelompok agama atau tempat ibadah. Jadi menurut saya kebebasan dalam beragama sekarang ini masih belum diterapkan dalam kehidupan sekarang ini. Buktinya yang tadi telah saya jelaskan di atas.
Opini saya tentang kebebasan sebagai seorang siswa atau murid. Menurut saya kebebasan sebagai seorang siswa atau murid itu penting. Tetapi jangan sampai kebebasan tersebut terlalu berlebihan seperti yang terjadi di Kauhajoki, Finlandia, Selasa 23 September 2008. Terjadi sebuah penembakkan yang menyebabkan 10 orang tewas. Peristiwa ini akibat dari sekolah atau negara yang memberi kebebasan untuk membawa senjata ke sekolah. Maka dengan adanya peristiwa tersebut, kita juga harus membatasi kebebasan-kebebasan yang ada di dalam sekolah. Kebebasan yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan petaka yang terjadi di Finlandia september lalu.
Belum Ada Tanggapan
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar





